Berita

TEMU USAHA PRODUK PERTANIAN DAN PERKEBUNAN

2020-10-21 08:34:09 oleh Admin

Kabupaten Sumenep dikenal sebagai penghasil produk pertanian dan perkebunan yang cukup ternaman di Provinsi Jawa Timur, namun pada kenyataannya hasil olahan dari Kelompok Tani maupun Kelompok Wanita Tani yang ada di Sumenep pada khususnya masih jauh dari harapan. Melalui temu usaha ini diharapkan UKM yang ada mampu bersaing secara kompetitif di pasar nasional pada umumnya dan di pasar regional pada khususnya. 

Dinas Pertanian Tanaman Pangan, Hortikultura, dan Perkebunan melalui Bidang Bina Usaha pada Senin (19/10/2020) melaksanakan Temu Usaha Produk Pertanian dan Perkebunan yang dilaksanakan di Ruang Pertemuan Dispertahortbun. Kegiatan yang dibuka oleh Kepala Dinas Pertanian Arif  Firmanto, S. TP, M.Si diikuti sebanyak 50 orang Pelaku Usaha yang ada di Kabupaten Sumenep. Dari 16 Kecamatan (15 Kec. Daratan dan 1 Kec. Kepulauan) dimana 17 orang pelaku usaha diantaranya akan melakukan kerjasama dengan Bukalapak. Temu usaha ini bertujuan untuk :

1. Menjelaskan tentang alur dan persyaratan penerima manfaat Bantuan Presiden Produktif Usaha Mikro (BPUM) secara terperinci. 

2. Menjelaskan tentang alur dan persyaratan perijinan yang harus dimiliki dan dilengkapi oleh seorang pengusaha olahan

3. Menjelaskan alur proses memproduksi olahan yang terjamin mutunya terkait dengan kendali mutu dan hasil akhir yang akan didistribusikan ke konsumen.

Untuk mewujudkan daya saing dan kualitas produk UMKM tersebut, Dinas Pertanian Tanaman Pangan, Hortikultura dan Perkebunan Kabupaten Sumenep  bekerja sama dengan Dinas Koperasi dan Usaha Mikro serta Dinas Perindustrian dan Perdagangan Kabupaten Sumenep. 

Salah satu upaya untuk meningkatkan semangat UMKM adalah dengan adanya Banpres Produktif / BLT UMKM. Bantuan ini sebagai tambahan modal kerja bagi para pengusaha mikro yang terdampak pandemi Covid – 19. Dana hibah ini hanya diberikan kepada pelaku UMKM yang belum pernah mendapatkan atau menerima bantuan peminjaman dari pihak perbankan. Syarat – syarat yang harus dipenuhi untuk menjadi penerima Banpres Produktif/ BLT UMKM adalah sebagai berikut :

1. Fotocopy KTP

2. Surat keterangan/ domisili usaha dari Kades

3. Bukan Aparatur Sipil Negara (ASN), TNI/POLRI, Pegawai BUMN/BUMD

 4. Belum pernah menerima/ mengajukan bantuan melalui Kemenkop sebelumnya

5. Saldo rekening pemohon kurang dari dua juta

6. Memiliki usaha kategori mikro

Kelengkapan perijinan pada suatu produk dan jaminan keamanan mutu pangan akan menambah daya saing dan jangkauan pemasaran yang lebih luas, sehingga produk tersebut akan memiliki daya kompetitif di pasar regional maupun nasional.